Eksim – Dermatitis Atopik

by yusri on May 10, 2011

eksim Eksim atau dalam bahasa kedokteran disebut dermatitis atopik adalah gangguan kulit kronis / penyakit kulit kronis yang melibatkan ruam bersisik dan gatal. eksim atopik adalah jenis yang paling umum terjadi. Eksim atopik ini disebabkan oleh reaksi hipersensitivitas (mirip dengan alergi) pada kulit, yang mengarah ke peradangan jangka panjang dari kulit. Eksim yang paling umum terjadi biasanya pada bayi. Banyak orang mengatasi eksim dengan awal masa dewasa. Kondisi ini cenderung berjalan dalam keluarga. Orang dengan eksim sering mengalami demam asma atau riwayat keluarga dengan kondisi alergi seperti asma.

Gejala eksim

Berikut ini hal-hal yang dapat membuat gejala eksim buruk:

  • Alergi terhadap serbuk sari, jamur, tungau debu, atau hewan
  • Pilek atau flu
  • Kontak dengan bahan kasar
  • Kulit kering
  • Paparan iritasi lingkungan
  • Paparan air
  • Merasa terlalu panas atau terlalu dingin
  • Parfum atau pewarna ditambahkan ke lotion kulit atau sabun
  • Stres

perubahan kulit khas pada eksim biasanya lepuh dengan berdarah dan pengerasan kulit, perdarahan, luka pada area kulit yang digaruk, perubahan warna kulit, kulit kemerahan atau peradangan sekitar lepuh, menebalnya daerah kulit, iritasi jangka panjang , dan sebagainya.

Diagnosa eksim

Diagnosa eksim terutama didasarkan pada penampilan kulit, pribadi dan sejarah keluarga, penyedia layanan kesehatan harus memeriksa lesi untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lain. Sebuah lesi kulit biopsi dapat dilakukan, namun tidak selalu diperlukan untuk membuat diagnosis. Selain itu juga dapat dilakukan tes alergi kulit.

Pencegahan eksim

Merawat sendiri kulit di rumah dapat mengurangi kebutuhan akan obat-obatan, hal ini merupakan pencegahan primer. Jika ada tanda-tanda eksim, hindari menggaruk ruam atau kulit jika dengan menggunakan kompres dingin atau mengkonumsi antihistamin mengurangi rasa gatal. Menjaga kelembaban kulit merupakan hal yang verdas dalam upaya pencegahan eksim. Gunakan salep (seperti jelly petroleum), krim, atau lotion 2 – 3 kali sehari. Pelembab harus bebas dari alkohol, aroma, pewarna, pengharum, atau bahan kimia lainnya. Hindari sesuatu yang membuat gejala eksim lebih parah, mungkin makanan seperti telur pada anak, dan lain sebagainya.

Related Posts

  1. Dermatitis Atopik / Eksim
  2. Dermatitis – Peradangan Pada Kulit
  3. Berbagai Hal Penyebab Dermatitis
  4. Alergi Kulit Gatal
  5. Penyebab Asma Dan Faktor Pemicunya
  6. Jenis Jenis Penyakit Kulit

Cara Cepat Hamil

{ 2 comments… read them below or add one }

tips kesehatan November 3, 2012 at 4:40 pm

makasi banyak atas informasinya :)

Reply

Djupri Susetyo Ign December 16, 2011 at 5:34 am

Terima kasih atas ilmu yang di percayakan Allah kepada kita di sharing / bagi untuk manusia ciptaan Allah Yang Maha Kasih, amin

GBU

Reply

Leave a Comment