Influenza – Sejarah dan Penyebabnya

by alisha on June 6, 2011

penyakit influenza Influenza biasa disebut flu, adalah penyakit yang disebabkan oleh virus RNA yang menginfeksi saluran pernafasan banyak hewan, burung, dan manusia. Pada kebanyakan orang, hasil infeksi pada orang akan menyebabkan gejala umum seperti demam, batuk, sakit kepala, dan lelah. Beberapa orang juga dapat mengembangkan sakit tenggorokan, mual, muntah, dan diare. Mayoritas individu memiliki gejala selama sekitar satu hingga dua minggu kemudian sembuh tanpa masalah. Namun dibandingkan dengan sebagian besar infeksi virus pernapasan lainnya, infeksi influenza dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah dengan angka kematian (tingkat kematian) sekitar 0,1% dari orang yang terinfeksi virus.

Haemophilus influenza adalah bakteri yang salah dianggap penyebab influenza sampai virus itu ditunjukkan sebagai penyebab pada tahun 1933. Bakteri ini dapat menyebabkan infeksi paru-paru pada bayi dan anak-anak, dan kadang-kadang menyebabkan telinga, mata, sinus, sendi, dan beberapa infeksi lain, tetapi tidak menyebabkan flu.

Penyebab Virus Influenza Berdasarkan Tipe

Virus influenza yang menjadi penyebab dibagi menjadi tiga jenis, yang ditunjuk A, B, dan C. Influenza tipe A dan B bertanggung jawab atas wabah penyakit pernafasan yang terjadi hampir setiap musim dingin atau musim hujan dan sering dikaitkan dengan tingkat peningkatan rawat inap dan kematian. Influenza tipe C berbeda dari tipe A dan B dalam beberapa hal penting. Tipe C biasanya menyebabkan infeksi baik penyakit pernafasan sangat ringan atau tanpa gejala sama sekali, tetapi tidak menyebabkan epidemi dan tidak memiliki dampak kesehatan masyarakat parah influenza tipe A dan B. Upaya untuk mengendalikan dampak influenza ditujukan untuk jenis A dan B.

Virus influenza terus berubah dari waktu ke waktu, biasanya dengan mutasi (perubahan RNA virus). Hal ini mengubah konstanta sering memungkinkan virus untuk menghindari sistem kekebalan tubuh (manusia, burung, dan hewan lainnya) sehingga host rentan terhadap infeksi virus influenza berubah sepanjang hidup. Proses ini bekerja sebagai berikut: host terinfeksi virus influenza mengembangkan antibodi terhadap virus karena host tidak mengenali penyakit influenza sebagai masalah sampai infeksi ini berjalan dengan baik. Antibodi yang pertama kali dikembangkan mungkin dalam beberapa kasus memberikan perlindungan parsial terhadap infeksi dengan virus influenza yang baru.

Baca Juga

Virus Influenza

Virus Influenza merupakan virus yang sangat menular, menyebar dengan mudah dari orang ke orang, terutama ketika orang yang terinfeksi batuk atau [...]

Pengobatan Influenza dan Komplikasinya

Pengobatan influenza berbeda dibandingkan imunisasi influenza dan vaksin influenza. Pengobatan influenza dilakukan pada orang yang telah terinfeksi, sedangkan vaksin influenza dan [...]

Imunisasi Influenza Untuk Pencegahan

Imunisasi influenza merupakan tindakan medis yang sering ditemukan dalam rangka memberikan perlindungan terutama pencegahan influenza musiman. Influenza (flu) adalah penyakit yang [...]

Tetanus : Sejarah, Pengertian dan Penyebabnya

Tetanus adalah penyakit menular disebabkan oleh kontaminasi luka dari bakteri yang hidup di tanah. Bakteri Clostridium tetani adalah organisme penyebab penyakit [...]

Diare Dan Penyebabnya

Diare menjelaskan kondisi dimana buang air besar (tinja) yang longgar dan berair. Hal ini sangat umum dan biasanya tidak serius. Banyak [...]

Virus Campak : Sejarah, Komplikasi dan Kasus

Virus Campak / Virus Rubella adalah adalah virus RNA beruntai tunggal, dari keluarga Paramyxovirus, dari genus Morbillivirus. Virus campak hanya menginfeksi [...]

Cara Cepat Hamil

{ 1 comment… read it below or add one }

tips kesehatan November 5, 2012 at 7:10 pm

ini dia penyebab influenza..
thanks infonya :)

Reply

Leave a Comment