Penyebab Kolera dan Penularannya

by yusri on June 23, 2011

penyebab kolera Penyebab Kolera adalah bakteri yang dikenal dengan nama Vibrio cholera (atau biasa disingkay V. cholera). Bakteri ini adalah noda Gram-negatif dan memiliki flagel (panjang, lonjong, bagian proyeksi) untuk motilitas dan pili (struktur mirip rambut) digunakan untuk melampirkan jaringan. Meskipun ada banyak serotipe V. cholerae yang dapat menghasilkan gejala-gejala kolera, penyebab kolera yang memberi gejala yang paling parah kolera adalah kelompok OO1 dan O139.

Kelompok O terdiri dari struktur lipopolysaccharides-protein yang berbeda pada permukaan bakteri yang dibedakan dengan teknik imunologi. Toksin yang dihasilkan oleh serotipe V. cholerae sebagai penyebab penyakit kolera merupakan enterotoksin terdiri dari dua subunit, A dan B; informasi genetik untuk sintesis subunit ini dikodekan pada plasmid (elemen genetik tidak dalam kromosom bakteri). Selain itu, jenis lain encode plasmid untuk pilus (sebuah struktur mirip rambut hampa yang dapat meningkatkan lampiran bakteri ke sel manusia dan memfasilitasi pergerakan toksin dari V. cholerae ke dalam sel manusia).

Penyebab Kolera Dapat Berakibat Fatal

Enterotoksin menyebabkan sel manusia untuk mengambil air dan elektrolit dari tubuh (terutama saluran pencernaan atas) dan pompa ke dalam lumen usus dimana cairan dan elektrolit yang diekskresikan sebagai cairan diare. Enterotoksin ini mirip dengan toksin yang dibentuk oleh bakteri yang menyebabkan difteri di kedua jenis bakteri rahasia racun ke lingkungan sekitarnya di mana racun kemudian masuk ke sel manusia. Bakteri penyebab kolera biasanya ditularkan oleh orang-orang minum air yang terkontaminasi, tetapi bakteri juga dapat diperoleh dalam makanan yang terkontaminasi, terutama makanan laut seperti tiram mentah.

Penyakit kolera adalah penyakit infeksi akut yang menghasilkan diare tanpa rasa sakit pada manusia. Beberapa individu memiliki jumlah berlebihan yang terkena diare dan mengembangkan dehidrasi begitu parah dapat menyebabkan kematian. Kebanyakan orang yang mendapatkan penyakit ini menelan organisme melalui sumber-sumber makanan atau air yang terkontaminasi dengan V. cholerae. Meskipun gejala mungkin ringan, sekitar 5% -10% dari sebelumnya orang yang sehat akan mengembangkan diare berlebihan dalam waktu sekitar satu sampai lima hari setelah menelan bakteri. Penyakit berat membutuhkan perawatan medis yang segera.

Baca Juga

Penyakit Kolera

Kolera merupakan penyakit yang merusak dan kadang-kadang mematikan dengan gejala muntah dan diare berair intens sebesar-besarnya sehingga menyebabkan dehidrasi yangdapat berakibat [...]

Penyebab Tetanus – Bakteri Clostridium Tetani

Penyebab Tetanus oleh Bakteri yang dikenal dengan nama Clostridium tetani, hidup dan berkembang pada tanah, debu, kotoran hewan, dsb. Luka yang [...]

Penyebab Diare Dipengaruhi Oleh Sanitasi

Penyebab diare lebih rentan terkena pada anak anak daripada pada orang dewasa. Rata-rata orang dewasa menderita diare empat kali setahun. Anak-anak [...]

Mengenal Penyakit Hingga Penyebab Disentri

Disentri mengacu pada gangguan pencernaan yang ditandai dengan peradangan usus, terutama usus besar. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan disentri karena setiap [...]

Kenali Penyebab Tipes !

Penyebab Tipes adalah bakteri yang dikenal dengan nama Salmonella Thypi (S. Thypi) yang menyebabkan penyakit akut berhubungan dengan demam dan gejala-gejala [...]

Mengetahui Apa Saja Penyebab Disentri

Penyebab Disentri yang paling umum adalah tidak mencuci tangan setelah menggunakan toilet umum atau tidak mencuci tangan sebelum makan. Cukup simple [...]

Cara Cepat Hamil

{ 7 comments… read them below or add one }

tips kesehatan November 5, 2012 at 8:05 pm

ketahui penyebabnya sejak dini

Reply

Ikaabigail Puspa November 1, 2012 at 6:35 pm

bagus artikelnya…

Reply

crystal girls August 10, 2012 at 9:17 am

bagus

Reply

crystal girls August 10, 2012 at 9:17 am

terimakasih kerana memberitahu kami.thanks very much!

Reply

herbal May 30, 2012 at 12:24 pm

bermanfaat juga artikelnya..

Reply

cholera May 30, 2012 at 12:23 pm

bagus sekali artikelnya..

Reply

obatkolera May 30, 2012 at 12:22 pm

terimakasih untuk infonya,,,

Reply

Leave a Comment