Kudis – Penyakit Kulit

by yusri on June 29, 2011

penyakit kulit kudis Kudis adalah penyebab kulit yang menyebabkan gatal dan sangat menular disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei. Kudis disebabkan parasit tungau berkaki delapan kecil dengan ukuran hanya 1/3 milimeter dan liang ke dalam kulit untuk menghasilkan rasa gatal, yang cenderung lebih buruk di malam hari. Tungau yang menyebabkan penyakit kulit kudis dapat dilihat dengan kaca pembesar atau mikroskop. Tungau kudis merangkak tetapi tidak dapat terbang atau melompat. Mereka bergerak pada suhu di bawah 20 derajat celcius, dan mereka dapat bertahan hidup untuk waktu lama pada suhu tersebut. Maka dari itu penting untuk menjaga kelembapan kulit dari serangan penyakit kudis. Menurut catatan kutu kudis terjadi di seluruh dunia dan sangat umum sebagai penyebab penyakit kulit. Diperkirakan bahwa di seluruh dunia, sekitar 300 juta kasus terjadi setiap tahunnya.

Bagaimana Seseorang Terkena Kudis?

Modus penularan penyakit kudis melalui kontak kulit dengan kulit. Tungau Kudis sangat sensitif terhadap lingkungan mereka. Mereka hanya bisa hidup dari tubuh host untuk 24-36 jam, transmisinya melibatkan kontak orang ke orang. Kontak seksual fisik juga dapat menularkan penyakit, bahkan hubungan seksual adalah bentuk paling umum diakui menjadi penyebab penularan di kalangan anak muda yang aktif seksual, dan kudis telah dianggap menjadi penyakit menular seksual (PMS). bentuk lain dari kontak fisik, seperti memeluk ibu mereka anak-anak, cukup untuk menyebarkan tungau.

Penyakit kudis dapat tertular melalui kontak secara tidak langsung, misalnya dari sprei, baju, handuk, atau benda apapun yang terkontak dengan kutu kudis berkembang biak. Oleh karena itu perlu isolasi bagi penderita kudis agar tidak menularkannya ke orang lain. Caranya dengan menjaga kebersihan terutama benda-benda yang dipakai oleh penderita.

Dapatkah kudis disebabkan oleh penularan dari hewan peliharaan? Hewan peliharaan seperti anjing atau kucing justru terinfeksi lebih banyak oleh berbagai jenis tungau kudis, namun jenis tungau mereka berbeda dengan penyakit kudis pada manusia. Hewan bukan sumber penyebaran kudis manusia, ketika tungau kudis hewan berpindah ke manusia, mereka gagal untuk berkembang, mungkin hanya membuat gatal ringan yang akan hilang dengan sendirinya.

Related Posts

  1. Mengetahui Penyebab Kudis
  2. Penyakit Kulit – Infeksi Kulit
  3. Jenis Jenis Penyakit Kulit
  4. Panu – Infeksi Kulit Oleh Jamur
  5. Alergi Kulit Gatal
  6. Dermatitis – Peradangan Pada Kulit

Cara Cepat Hamil

{ 5 comments… read them below or add one }

Obat Penyakit Kudis December 8, 2013 at 9:53 pm

Diagnosa apa yang paling tepat untuk mengidentifikasi penyakit kudis selain memakai mikroscope?

Reply

tips kesehatan November 5, 2012 at 8:31 pm

sangat mengerikan dan menghilangkan percaya diri..

Reply

muhammadhusaeni July 13, 2012 at 7:47 am

makasih infox…

Reply

Vebby November 11, 2011 at 10:52 pm

Saya ingin tanya,. kaki saya selalu gatal sejak saya bermain-main k’hutan pada waktu smp dampe sekarang. Setiap saya garuk muncul bintik kalo pecah mengeluarkan cairan putih, tetapi tidak menyebar ke daerah htubuh lain.. apakah saya menderita kudis atau alergi???

Reply

zailina bt suliman June 30, 2011 at 4:01 pm

boleh kh saya mengetahui cara-cara perawatan di rumah yang perlu saya lakukan untuk mengurangi penyakit ini…? suami saya mengalami kegatalan ruam rensa kemerahan di bahagian tangan,leher dan sebahagian kecil tubuh. saya dan suami telah mendapatkan rawatan di sekitar 5 buah klinik swasta dan pakar..tapi hasilnya masih belum memuaskan..boleh berikan saya cara-cara perawatan lain selain dari memakan ubat-ubatan?

Reply

Leave a Comment