Infeksi Penyakit Disentri Amoeba

by yusri on July 4, 2011

penyebab disentri amoeba Disentri amoeba (amoebiasis) adalah infeksi usus (usus) yang disebabkan oleh amoeba Entamoeba histolytica yang dapat menyebabkan diare bercampur dengan darah. Ada beberapa spesies yang berbeda amoeba, tapi yang paling berbahaya salah satunya seperti Entamoeba histolytica (penyebab penyakit disentri amoeba) yang hidup terutama di daerah tropis. Spesies ini mampu melalui dinding usus dan menyebar melalui aliran darah untuk menginfeksi organ lain, seperti hati, paru-paru dan otak.

Walaupun penyebab penyakit disentri amoeba (Entamoeba histolytica) tergolong jenis spesies amoeba berbahaya, namun mikroorganisme ini menyebabkan gejala kronis yang ringan seperti tinja longgar atau berair, sakit perut, kram, kelelahan, sembelit (intermitten), diare dengan pembengkakan perut dan perut kembung.

Yang Khas dari Disentri Amoeba

Amoeba adalah parasit yang ditemukan dalam makanan atau minuman yang tercemar. Mereka memasuki tubuh melalui mulut ketika makanan atau minuman yang tercemar ditelan, masuk kedalam system pencernaan tinggal di usus dan menyebabkan infeksi.

Entamoeba histolytica sebagai penyebab disentri amoeba bisa eksis dalam dua bentuk dalam makanan yang terkontaminasi dan minuman, yaitu sebagai amoeba bebas (dikenal sebagai ‘trophozoites’) dan sebagai infektif kista, yang merupakan sekelompok amoeba dikelilingi oleh dinding pelindung yang telah berlalu (dikeluarkan) dalam tinja (manusia atau hewan).

Jika seseorang menelan makanan yang terkontaminasi yang berisi amoeba bebas (trofozoit), hampir tak ada sesuatu yang mungkin terjadi karena mereka biasanya meninggal di dalam perut kerana tingkat keasaman sistem pencernaan (misalnya di lambung). Di sisi lain, kista sangat tahan terhadap isi asam lambung, dan makanan yang terkontaminasi dengan kista merupakan risiko infeksi asli sehingga dapat mengiritasi system pencernaan atau membuat seseorang terserang disentri amoeba. Disentri amoeba diteruskan oleh kebersihan atau sanitasi yang buruk, di mana makanan yang terkontaminasi dan minuman yang dikonsumsi tanpa pemanasan yang memadai (tidak masak).

Disentri amoeba mungkin tidak menunjukkan gejala apapun selama jangka waktu yang lama (berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun). Tapi orang yang terinfeksi masih mengekskresikan kista dan, akibatnya, menginfeksi lingkungan mereka. Ketika serangan disentri amoeba, mereka merusak dinding usus besar sehingga menyebabkan ulserasi dan perdarahan.

Related Posts

  1. Mengetahui Apa Saja Penyebab Disentri
  2. Mengenal Penyakit Hingga Penyebab Disentri
  3. Penyakit Kista Masih Bisa Diatasi Dengan Cepat
  4. Penyakit Kulit – Infeksi Kulit
  5. Berhati–hati dengan Kista Endometriosis
  6. Tinjauan Lengkap Penyakit Tipes

Cara Cepat Hamil

{ 5 comments… read them below or add one }

tips kesehatan November 5, 2012 at 8:48 pm

begini infeksi penyakit amoeba…
thanks ya infonya :)

Reply

Cristian July 14, 2014 at 12:27 am

Ahah at first I thought the cholameen had changed his skin pattern to imitate the burnt match, then my brain realized that he(she) is sitting on a match’s tip!!Real cute!M

Reply

mriana June 2, 2012 at 11:19 am

gini saya anak pondokan gitu saya positif terkena amuba 8 bulan yang lalu kini saya mrasa saya terkena yg kedua kalinya dan ini yang paling parah saya serink muntah darah dn pengeluaran tinja saya 1 hari bisa 7 kalii bolak balik wc jadi mohon bntuannya ea

Reply

Blog Oki Jo April 12, 2012 at 7:28 am

DIsentri amoeba, aneh juga ya namanya. kayaknya sama dg diare deh…

Reply

mella January 7, 2012 at 4:13 pm

dear ..
semenjak mengkonsumsi obat untuk penurun berat badan , selama 5 hari saya tidak makan makanan termasuk nasi dll,,,jika saya paksakan makan sedikit,tetapi , saya muntah dan efect nya lelah dan lemas .
lalu yang buat saya takut , ketika saya buang air besar ,, yg ada hanya darah tetapi tidak menggumpal , seperti darah yg bercucuran , dear , tolong dong kasih tips dan kesimpulan , apakah sya terkena disentri / penyakit lain ? dan apakah penyakit yang sy derita itu sudah parah atau masih bisa di obati .
thx .

Reply

Leave a Comment