Jenis Gejala Epilepsi Yang Diketahui

by syakur on December 25, 2012

gejala epilepsiGejala epilepsi dapat diketahui sebagai suatu pengetahuan bagi kita agar kita lebih waspada. Ada beberapa macam gejala yang dapat ditumbulkan ketika seseorang mengalami ayan. Penyakit ini harus segera ditangani jika si penderita tiba-tiba mengalaminya. Sebagai bentuk tindakan yang cepat agar tidak berakibat fatal. Terutama pada anak-anak yang sering mengalami penyakit ayan.

 

 

Gejala Epilepsi Yang Umum Diketahui

Gejala epilepsi dapat diawali dari tatapan mata yang kosong dari si penderita. Jika seseorang tiba-tiba saja berhenti melakukan sesuatu yang sedang dikerjakan serta tatapan matanya kosong seperti sedang melamun, hal itu perlu diwaspadai. Sebab gejala penyakit epilepsi semacam ini disebut sebagai kejang petit mal. Lengan atau kepala anak mungkin akan tampak lunglai, namun kejang jenis ini biasanya tidak akan menyebabkan anak jatuh ke bawah atau kehilangan kesadaran. Setelah kejang berakhir (berlangsung dalam waktu 30 detik sampai satu menit) anak tidak akan menyadari apa yang telah terjadi. Selain itu kejang total yaitu kejang yang paling serius. Kejang total akan menyebabkan anak jatuh ke tanah dan kehilangan kesadaran. Kejang total biasanya berlangsung sekitar 2 sampai 5 menit. Selama kejang berlangsung tubuh anak akan kaku dan bergetar tak terkendali. Anak mungkin akan kehilangan kontrol kandung kemihnya, sehingga keluar air seni tanpa disadarinya. Selain itu, air liur mungkin juga akan keluar disertai bola mata anak yang memutar ke belakang. Setelah kejang berakhir, anak akan bingung selama beberapa menit, otot-ototnya menjadi sakit dan akan tertidur untuk waktu yang lama.

Mengetahui Kejang

Gejala epilepsi dapat berupa kejang parsial simplek. Kejang ini biasanya akan dimulai dengan muatan listrik di bagian otak tertentu dan muatan ini tetap terbatas di daerah tersebut. Penderita mengalami sensasi, gerakan atau kelainan psikis yang abnormal, tergantung kepada daerah otak yang terkena.Jika terjadi di bagian otak yang mengendalikan gerakan otot lengan kanan, maka lengan kanan akan bergoyang dan mengalami sentakan, jika terjadi pada lobus temporalis anterior sebelah dalam.

Halusinasi Sebagai Gejala Terjadinya Epilepsi

Halusinasi juga diketahui sebagai suatu gejala dari penyakit ayan. Halusinasi biasanya akan terjadi ketika ayan atau kejang akan terjadi. Ini bisa juga berarti si pasien menderita sakit secara tiba-tiba tanpa adanya suatu sebab. Bisa saja menengar suara yang tidak jelas nyatanya. Untuk itu kenali gejala epilepsi sedini mungkin untuk memperkecil resiko.

Related Posts

  1. Epilepsi dan bentuk diagnosanya
  2. Epilepsi Pada Anak Dapat Diatasi
  3. Kenali Penyebab Epilepsi
  4. Terapi Epilepsi Sangat Berguna
  5. Yang Perlu Diketahui Tentang Ramuan Tradisional
  6. Nifas: Beberapa Hal Yang Perlu Diketahui

Cara Cepat Hamil

{ 1 comment… read it below or add one }

arif247 March 13, 2013 at 1:40 pm

terima kasih atas infonya gan??

Reply

Leave a Comment