Pencegahan HIV AIDS

by yusri on May 5, 2011

pencegahan hiv aids Pencegahan HIV AIDS kita belum maksimal. Laporan dari Departemen Kesehatan pada tahun 2002 menyatakan bahwa Indonesia akan melakukan upaya agar berada dari prevalensi rendah ke negara daerah terkonsentrasi. Ini berarti bahwa ada wilayah di Indonesia di mana jumlah kasus HIV AIDS berada pada kelompok perilaku beresiko tinggi. Sampai awal tahun 2004 ada 6 provinsi prihatin dengan tingginya jumlah kasus HIV/AIDS dan telah menjadi “provinsi prioritas” (Jakarta, Papua, Bali, Jawa Timur, Jawa Barat dan Riau). Kemudian akhir tahun 2004 dilaporkan bertambahnya 12 provinsi prioritas yaitu Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Banten. Hal ini mengindikasikan bahwa pencegahan HIV AIDS belum maksimal.

Pemerintah Indonesia telah membentuk komisi penanggulangan AIDS dalam rangka pencegahan HIV AIDS di Indonesia. Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana pencegahan HIV AIDS bagi setiap orang? Sebelumnya kenalilah gejala-gejala HIV AIDS, jika menduga bahwa telah terpapar HIV, hendaknya mendapatkan konseling dan melakukan testing/pemeriksaan HIV. Kewaspadaan hendaknya diambil guna mencegah penyebaran HIV kepada orang lain, seandainya anda benar terinfeksi HIV.

Pencegahan HIV AIDS : safe sex

Cara pencegahan HIV AIDS berbeda berdasarkan faktor penularannya, jika penularan melalui seks, dapat dicegah melalui berpantang seks, hubungan monogami antara pasangan yang tidak terinfeksi, seks non-penetratif, penggunaan kondom pria atau kondom wanita secara konsisten dan benar.

Pencegahan Penyakit HIV AIDS : jarum suntik steril

Bila seorang pengguna jarum suntik misalnya pengguna narkoba menggunakan suntikan, selalu gunakan jarum suntik atau semprit baru yang sekali pakai atau jarum yang secara tepat disterilkan sebelum digunakan kembali. Hal ini dilakukan agar mengurangi resiko penularan virus HIV melalui jarum suntik. Selain itu, transfuse/pertukaran darah juga dapat menjadi resiko penularan. Pastikan bahwa darah dan produk darah telah melalui tes HIV dan standar keamanan darah dilaksanakan.

Pencegahan HIV AIDS : Kehamilan

Penularan HIV dari seorang ibu yang terinfeksi dapat terjadi selama masa kehamilan, selama proses persalinan atau setelah kelahiran melalui ASI. Tanpa adanya intervensi apapun, sekitar 15% sampai 30% ibu dengan infeksi HIV akan menularkan infeksi selama masa kehamilan dan proses persalinan. Pemberian air susu ibu meningkatkan risiko penularan sekitar 10-15%. Risiko ini tergantung pada faktor-faktor klinis dan bisa saja bervariasi tergantung dari pola dan lamanya masa menyusui.

Related Posts

  1. Penyebab HIV AIDS
  2. HIV AIDS, Jauhi Penyakitnya, Dekati Penderitanya
  3. HIV AIDS – Penyakit Kekebalan Tubuh
  4. Gejala HIV AIDS
  5. Ciri Ciri HIV
  6. Virus HIV (Human Immunodeficiency virus)

Cara Cepat Hamil

{ 5 comments… read them below or add one }

tips kesehatan November 3, 2012 at 3:55 pm

HIV/AIDS perlu dicegah sejak dini..
perlu pendidikan yang jelas sejak dini

Reply

agusman November 16, 2011 at 2:22 pm

saya suka merasakan lelah dan nyeri di bagian lutut saya apakha itu HIV AIDS?????
dan bada sya trasa grah….

Reply

agusman November 16, 2011 at 2:13 pm

saya mau tannya…. kl dah tertular penyakit HIV AIDS bisah kha di obatin?????

Reply

rita October 18, 2011 at 8:27 am

sya terkena gangguan pda pernafsan vha itu termasuk hiv

Reply

Rezha Spansem August 17, 2011 at 8:49 pm

Kenapa banyak orang melakukan seks bebas, karena orang tersebut tidak mau meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Reply

Leave a Comment